Rifan Financindo - Harga Emas Terbang Tinggi Ke Level Termahal, Sekarang Dibanderol Segini

RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas mencapai level tertingginya dalam dua minggu pada perdagangan Rabu (Kamis waktuu Jakarta). Harga emas melonjak usai penurunan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) setelah pernyataan dovish dari pejabat Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Sementara risalah dari pertemuan kebijakan terakhir bank sentral AS akan diperhatikan untuk mendapatkan isyarat lebih lanjut mengenai suku bunga.

Dikutip dari CNBC, harga emas dunia naik 0,73% pada USD 1,873.6082 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 29 September. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup melonjak 0,6% ke level USD 1,887.3.

Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff mengatakan, komentar dovish dari pejabat Fed bahwa bank sentral AS mungkin menghentikan pengetatan dan gejolak di Timur Tengah mendukung pasar emas.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic pada hari Selasa mengatakan dia tidak melihat kenaikan suku bunga AS lagi, sementara Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan kemungkinan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi berarti The Fed dapat berbuat lebih sedikit.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun untuk sesi kedua berturut-turut ke level terendah dalam dua minggu, semakin menjauh dari level tertinggi tahun 2007 yang dicapai pada minggu lalu.

Ketidakpastian mengenai arah perekonomian AS, potensi guncangan harga minyak, dan dampak pemogokan serikat pekerja, mendorong para pejabat Fed mengambil sikap hati-hati pada pertemuan mereka bulan lalu, menurut risalah sesi 19-20 September.

Data Indeks Harga Konsumen AS pada hari Kamis diperkirakan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga AS.

Wyckoff mengungkapkan, laporan inflasi yang lebih terkendali akan menjadi bullish bagi pasar emas dan dapat mendorong harga emas ke USD 1.900 - RIFAN FINANCINDO

Sumber : liputan6.com

 

 

Comments