PT Rifan Financindo Berjangka - Harga Emas Stabil, Risiko Geopolitik Ditahan Kekhawatiran Penurunan Suku Bunga

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Harga emas dunia bergerak stabil pada perdagangan Selasa kemarin. Permintaan instrumen investasiu safe haven di tengah ketegangan yang berlangsung di Timur Tengah mengimbangi ekspektasi penurunan suku bunga.

Harga emas dunia di pasar spot sedikit berubah menjadi USD 2.382.72 per ounce pada pukul 13.56 ET (17.56 GMT). Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup 1% lebih tinggi pada USD 2.407,8 per ounce.

Harga emas menyentuh level tertinggi sepanjang masa di USD 2.431,29 per ounce pada perdagangan Jumat. Kenaikan harga emas ini terjadi setelah dimulainya serangaan balasan Iran terhadap Israel sehingga risiko geopolitik meningkat.

Data pada hari Senin menunjukkan penjualan ritel AS pada bulan Maret meningkat lebih dari perkiraan. Dampak dari data ini adalah imbal hasil Treasury 10-tahun naik untuk hari kedua berturut-turut. Kenaikan imbal hasil ini membuat emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik.

Jika konflik di Timur Tengah mereda, fokus pasar akan beralih ke The Fed. Sudah jelas bahwa Fed tidak akan dapat menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, yang merupakan elemen bearish bagi pasar emas dan perak.” jelas dia.

Gubernur Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell mengatakan kepada panel Senat AS lima minggu lalu bahwa The Fed tidak jauh dari pendapat bahwa inflasi perlu turun ke tingkat yang diperlukan untuk menurunkan suku bunga.

Namun, investor dan analis luar telah kehilangan sedikit kepercayaan pada hal tersebut. prospek tersebut berdasarkan serangkaian data ekonomi yang kuat - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sumber : liputan6.com

 

Comments