PT Rifan Financindo - Harga Emas Anjlok 2% Karena Kekhawatiran Timur Tengah Surut

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas dunia turun lebih dari 2% ke level terendah dalam satu pekan pada perdagangan hari senin. Pelemahan harga emas ini terjadi karena kekhawatiran atas konflik timur tengah sudah mereda.

Dengan begitu, investor mengurangi perdagangan aset safe-haven seperti emas dan dolar AS dan memilih aset-aset berisiko seperti saham.

harga emas di pasar spot turun 2,6% menjadi USD 2.328,6335 per ounce, siap untuk menandai penurunan harian terbesar dalam lebih dari setahun. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 2,9% menjadi USD 2.343,00 per ounce.

Pemerintah Iran meremehkan serangan drone balasan Israel, yang tampaknya menjadi salah satu alasan untuk mencegah eskalasi regional.

Emas juga berada di bawah tekanan karena indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi, mengurangi permintaan terhadap aset safe-haven dan tidak memberikan bunga.

Ketegangan geopolitik ditambah dengan kuatnya pembelian bank sentral telah mendorong emas ke rekor tertinggi USD 2.431,29 per ounce pada 12 April 2024.

Perhatian Investor

Investor saat ini tengah menunggu rilis laporan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS yang bakal keluar pada Jumat untuk mendapatkan petunjuk yang lebih terang mengenai prospek penurunan suku bunga AS.

Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee pada hari Jumat mengatakan kemajuan dalam menurunkan inflasi telah terhenti tahun ini, menjadi pejabat terbaru yang melepaskan fokus sebelumnya pada perlunya penurunan suku bunga.

Emas dapat kembali mencapai level tertinggi sepanjang masa jika ada laporan PCE yang mengejutkan yang menunjukkan penurunan inflasi. Kami masih memperkirakan aktivitas pembelian di luar Asia akan tetap tangguh karena emas dipandang sebagai lindung nilai yang dihargai mata uang di Asia,” Ghali menambahkan.

Logam lain juga mencatat penurunan tajam, dengan perak spot turun 5% menjadi USD 27,22 per ounce, platinum turun 1% menjadi USD 922,05 dan paladium turun 1,3% menjadi USD 1.012,64.

Setiap peningkatan dalam penjualan kendaraan ICE (mesin pembakaran internal) dibandingkan dengan pangsa pasar BEV (kendaraan listrik baterai) dapat membantu mendukung harga paladium,” kata Heraeus Metals dalam sebuah catatan - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : liputan6

 

 

Comments