PT Rifan Financindo - Harga Emas Anjlok Parah, Ternyata Gara Gara Ini

PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Harga emas turun lebih dari 1% pada perdagangan Senin. Penurunan harga emas dunia ini terjadi karena tertekan reli kenaikan pasar saham dan aksi ambil untung dari investor.

Sebelumnya, harga emas memang telah melalui reli panjang sehingga sejumlah investor melihat sudah bisa merealisasikan keuntungan. Reli harga emas ini terjadi atas ekspektasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga pada September.

harga emas di pasar spot turun 1,5% menjadi USD 2.354,59 per ons, setelah naik ke level tertinggi sejak 22 Mei pada hari Jumat. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 1,5% menjadi USD 2.362,70 per ons.

Ini terlihat seperti banyak aksi ambil untung, dan ekuitas menguat pagi ini, yang sedikit bersaing dengan logam mulia,” kata analis pasar senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Wall Street Cetak Rekor

Indeks acuan di AS yaitu Nasdaq dan S&P 500 mencetak rekor tertinggi, sementara Dow Jones mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan.

Namun, saya yakin Anda akan melihat harga emas lebih tinggi berdasarkan prediksi bahwa Fed akan memangkas suku bunga. Alat pemantau Fed melihat pemangkasan suku bunga akan dilakukan pada bulan September dan kemudian pemangkasan lagi mungkin dilakukan pada bulan November dan Desember yang akan menjadi tren positif bagi emas." tambah Bob Haberkorn.

Data minggu lalu menunjukkan pasar tenaga kerja yang melambat membuat bank sentral AS tetap pada jalur untuk segera mulai memangkas suku bunga.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sebesar 71% bahwa the Fed akan memangkas suku bunga pada September dan akan ada pemangkasan lagi pada Desember.

Investor minggu ini akan fokus pada kesaksian Ketua Fed Jerome Powell di Kongres setengah tahunan, komentar dari serangkaian pejabat Fed, dan data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Kamis.

Di tempat lain, bank sentral konsumen utama China menahan diri dari pembelian emas untuk cadangannya selama dua bulan berturut-turut pada bulan Juni - PT RIFAN FINANCINDO

Sumber : liputan6

 

Comments