PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Kebijakan Moneter Longgar di Eropa dan Jepang Dongkrak Emas Berjangka

 

HARGA EMAS HARI INI - Kebijakan moneter yang ultra-longgar yang dipertahankan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BOJ) turut memberikan dorongan bagi kenaikan harga emas berjangka. Kedua bank sentral tersebut terus mempertahankan suku bunga rendah dan program pembelian aset yang besar untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi di kawasan mereka. Kebijakan ini menciptakan lingkungan suku bunga negatif riil di banyak negara, yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset non-yielding.

Ketika imbal hasil obligasi pemerintah di Eropa dan Jepang tetap rendah atau bahkan negatif setelah disesuaikan dengan inflasi, biaya peluang memegang emas menjadi minimal. Investor, baik institusional maupun ritel, beralih ke emas sebagai alternatif untuk menyimpan nilai kekayaan mereka tanpa kehilangan daya beli. Likuiditas yang melimpah dari program QE juga mencari wadah investasi yang menguntungkan, dan emas menjadi salah satu penerima manfaatnya.

Selain itu, perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral utama juga dapat memicu pergerakan mata uang yang mendukung emas. Jika Federal Reserve AS mengambil sikap yang lebih hawkish, sementara ECB dan BOJ tetap dovish, maka ini dapat menyebabkan pelemahan dolar AS dan penguatan mata uang lain terhadap dolar, yang pada gilirannya membuat emas lebih menarik bagi pembeli non-AS.

PT Rifan Financindo Bandung menyarankan klien untuk memahami dampak kebijakan moneter global terhadap harga emas berjangka. Pemantauan terhadap pengumuman dan pernyataan dari bank sentral utama sangat penting untuk mengidentifikasi peluang trading. Perusahaan ini menyediakan informasi terkini dan analisis ahli untuk membantu klien menavigasi pasar yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Comments