PT RIFAN BANDUNG - Penurunan Cadangan Devisa Bank Sentral Global Beri Sentimen Positif pada Emas

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka mendapatkan dukungan dari laporan terbaru mengenai penurunan cadangan devisa dalam bentuk mata uang kertas di beberapa bank sentral negara berkembang. Fenomena de-dolarisasi yang terus berlanjut mendorong otoritas moneter untuk terus menambah porsi emas dalam cadangan nasional mereka guna meningkatkan stabilitas sistem keuangan domestik. Berdasarkan update data kemarin, tren pembelian emas oleh sektor publik ini masih menjadi penyangga utama harga emas global.

Dampaknya untuk hari ini, keyakinan investor terhadap nilai intrinsik emas jangka panjang semakin kuat meskipun kondisi moneter di Amerika Serikat masih ketat. Terjadi akumulasi bertahap oleh dana kelolaan besar yang melihat emas sebagai asuransi terbaik terhadap risiko sanksi keuangan dan inflasi nilai tukar. Hal ini menciptakan dukungan harga yang sangat solid di pasar berjangka, mencegah terjadinya koreksi tajam meskipun dolar Amerika Serikat sedang menguat.

Selain itu, stabilnya permintaan emas fisik dari sektor industri teknologi tinggi di Asia Timur turut memberikan sentimen positif tambahan bagi harga logam mulia ini. Penggunaan emas dalam komponen elektronik canggih dilaporkan meningkat seiring dengan pemulihan produksi semikonduktor global di awal tahun 2026. Sinergi antara permintaan moneter dan permintaan industri ini menjadi faktor unik yang menjaga stabilitas harga emas di tengah dinamika pasar yang volatil.

Forecast nanti malam menunjukkan emas kemungkinan akan bergerak dalam pola konsolidasi dengan bias menguat seiring dengan meningkatnya minat beli di sesi perdagangan Amerika Serikat. Pasar memprediksi bahwa emas akan menutup hari ini di atas level dukungan teknikal utamanya dengan volume perdagangan yang stabil. Fokus malam nanti akan tetap tertuju pada pergerakan pasar obligasi, namun permintaan struktural dari bank sentral diperkirakan akan tetap dominan dalam menjaga arah harga emas. - PT RIFAN BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Comments